Mahasiswa PMI Ipmafa Studi Kunjungan di Produsen Mesin Tetas Telur

Narasimuria.com, Pati – Segenap mahasiswa program studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) angkatan 2020, melakukan studi kunjungan di salah satu perintis mesin tetas telur otomatis yang terletak di desa Bancak kecamatan Gunung Wungkal Kabupaten Pati, Senin (14/10/2023). Dengan didampingi dosen pembimbing lapangan bapak Siswanto, kegiatan ini sebagai bagian dari kuliah lapangan mata kuliah Wawasan Teknologi Alternatif.

Kegiatan ini diawali dengan perkenalan sekaligus pemaparan oleh perintis mesin tetas telur. Ia adalah Masfitrotul Hayat atau yang sering disapa Hayat. Hayat merupakan seorang alumni prodi PMI IPMAFA yang memiliki ide mencetuskan mesin tetas telur otomatis. Sejak 2018, Hayat membuat mesin tetas telur otomatis yang berfungsi untuk membantu para pengusaha khususnya peternak ayam dan bebek.

Dalam proses studi lapangan ini, seluruh mahasiswa PMI diajak melihat langsung mesin yang dibuat olehnya. Ia juga menjelaskan tentang konsep dari mesin tetas telur otomatis tersebut, mulai dari cara kerjanya, bahan baku yang digunakan, serta detail komponen turut ia perlihatkan. Banyak peminat mesin tetas telur yang telah dibuat olehnya. Jangkauan pasarnya mulai dari tingkat lokal, nasional hingga mencakup pasar ekspor. Dari temuannya tersebut ia bahkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan khususnya bagi masayarakat di sekitarnya.

Tidak hanya menjelaskan tentang konsep mesjn yang ia buat, Hayat juga menyampaikan dinamika yang ia alami selama proses merintis mesin tetas otomatis tersebut, ia bahkan juga memberikan motivasi kepada seluruh teman – teman mahasiswa yang melakukan studi kunjugan di tempatnya, untuk terus semangat belajar agar mampu memberikan manfaat bagi orang lain.

Terakhir, tujuan diadakannya studi kunjungan di alumni Prodi PMl juga selaku perintis mesin penetas telur, “untuk menambah wawasan pengetahuan terkait dengan alternatif teknologi tepat guna. Selain itu juga untuk membekali mahasiswa kelak ketika lulus sudah memiliki gambaran, ketika mau buat sebuah usaha baru. Oleh karena itu, dengan diadakan studi kunjungan ini, harapannya mahasiswa mampu menyerap informasi dari penuturan narasumber dan mampu mengaplikasikannya di lapangan.” Terang Siswanto. (Selaku Dosen Pembimbing Lapangan).

Reporter : M. Irfan Maulana Sahrudin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *